Deklarasi 5000 Tokoh Ustadzah menepis isu Isteri Boediono 1719 Hits |  PDF Print E-mail
Monday, 29 June 2009 11:22
Jakarta (28/6)- Ribuan Tokoh Majelis Taklim DKI Jakarta menghadiri acara Silaturahim Akbar yang diadakan oleh Forum Silaturahim Majelis Taklim Muslimah (FORSITMA) yang merupakan organisasi dibawah binaan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta. Acara yang dihadiri tidak kurang dari 5000 tokoh Majelis Taklim tersebut, berlangsung di Sports Mall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Acara ini juga dihadiri oleh Ketua Tim Kampanye Daerah ( Kamda ) DKI Jakarta SBY-Boediono Drs. H. Adang Daradjatun, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta Ir. Triwisaksana, M.Sc, dan salah satu Tokoh Ustadzah yang menelurkan ribuan kader Majelis Taklim Jakarta Ustadzah Atifah Hasan, Lc yang juga Wakil Ketua Badan Kontak Majelis Taklim.

Semakin maraknya cara dalam melakukan kampanye untuk memenangkan pasangan capres dan cawapres Pemilihan umum presiden dan wakil presiden yang akan berlangsung 8 Juli mendatang, nampaknya masih dikotori oleh kampanye negative seperti adanya fitnah yang merugikan salah satu pasangan, diantaranya isu bahwa Herawati yang merupakan istri dari Boediono adalah seorang Non Muslim. Adang dalam kampanyenya akhir-akhir ini meyakinkan bahwa isu tidak benar, “Sebaiknya dalam kampanye, jangan menggunakan isu-isu SARA yang tidak jelas kebenarannya, karena hal tersebut sangat sensitif. Apalagi jika hal yang disampaikan hanyalah sebuah isu. Saya mengenal betul keluarga beliau (Boediono-Red) bahwa Ibu Herawati adalah seorang muslimah,” ujarnya dengan tegas. 

Di tempat yang sama Triwisaksana dalam sambutannya menyampaikan, peran Majelis Taklim sangat besar guna membina masyarakat di wilayah masing-masing, dan diharapkan dengan adanya acara
konsolidasi ini dapat lebih mempererat tali silaturahim antara para tokoh Majelis Taklim di wilayah DKI Jakarta, agar dapat lebih berperan aktif dalam membina masyarakat sehingga dapat mewujudkan masyarakat yang ber akhlakul karimah. “Kumpulnya Ibu-ibu disini juga bukan hanya membangkitkan kenangan pada Pilkada 2007, tapi membangkitkan semangat untuk dapat memilih pasangan capres-cawapres yang terbukti baik dalam memimpin bangsa ini yaitu SBY-Boediono”, tegasnya.

Hal senada diungkapakan oleh Nurjannah Hulwani ketua FORSITMA yang juga Caleg Terpilih PKS dapil Jakarta Selatan, bahwa para muslimah mempunyai peran yang sangat penting guna menyukseskan pemilu mendatang, “Khususnya dapat memilih pemimpin yang telah terbukti mendukung segala kegiatan Majelis Taklim sehingga keberadaan Majelis Taklim dapat mudah diterima oleh masyarakat”,
pungkasnya. Dan acara kali ini ditutup dengan pembacaan Deklarasi Dukungan untuk Pemenangan SBY-Boediono dan secara simbolis diserahkan langsung dari Ketua FORSITMA Nurjannah Hulwani kepada Ketua Tim Kamda DKI Jakarta Adang Daradjatun.  
 

 


 

SITUS: Fraksi PKS DPR | DPW | PIPKS Luar Negeri | Fraksi DPRD | DPD | DPC | DPRa | Personal/Aleg | Tambah Web Link | RSS

Copyright ©2008 DPW PKS DKI Jakarta